Admin DIPAYANG Susun Buku Saku Properti Investasi Pemerintah Daerah
Penulis : Hariyanto, S.Sos
Kepahiang, 16 Januari 2025.
Dalam rangka memperkuat pemahaman dan praktik pengelolaan Barang Milik Daerah yang lebih optimal dan bernilai tambah, Admin Aplikasi Digitalisasi Pengamanan Aset Kepahiang (DIPAYANG), Hariyanto, S.Sos, menyusun sebuah buku saku berjudul Properti Investasi Pemerintah Daerah pada tanggal 16 Januari 2025. Penyusunan buku saku ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengelola aset daerah agar mampu membedakan, mengklasifikasikan, dan mengelola properti investasi secara tepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan standar akuntansi pemerintahan.
Buku saku tersebut menjelaskan secara ringkas namun komprehensif mengenai pengertian properti investasi dalam konteks Barang Milik Daerah. Properti investasi merupakan aset berupa tanah dan/atau bangunan yang dimiliki pemerintah daerah untuk menghasilkan manfaat ekonomi, baik berupa pendapatan sewa, peningkatan nilai aset, maupun kombinasi keduanya, dan tidak digunakan secara langsung untuk penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah atau pelayanan publik. Pemahaman ini menjadi penting karena properti investasi memiliki karakteristik, tujuan pengelolaan, serta perlakuan akuntansi yang berbeda dengan aset tetap operasional.
Melalui buku saku ini, Hariyanto, S.Sos menekankan bahwa pengelolaan properti investasi tidak hanya berorientasi pada pencatatan dan pengamanan aset, tetapi juga pada optimalisasi pemanfaatannya secara profesional, transparan, dan akuntabel. Properti investasi diposisikan sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah serta efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sepanjang dikelola sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Penyusunan buku saku Properti Investasi Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi pengelola barang, pengurus barang, maupun pengambil kebijakan di lingkungan pemerintah daerah. Dengan adanya panduan yang sederhana namun aplikatif, pengelolaan properti investasi diharapkan semakin tertib secara administrasi, selaras dengan kebijakan akuntansi berbasis akrual, dan mampu mendorong pemanfaatan aset daerah secara berkelanjutan dan produktif.
Link baca buku ini terupdate klik di sini